Alquran-indonesia.com


m.berita8.com


 
surah / surat : An-Nahl Ayat : 81
وَٱللَّهُ
dan Allah
جَعَلَ
menjadikan
لَكُم
bagimu
مِّمَّا
dari apa
خَلَقَ
Dia ciptakan
ظِلَٰلًا
naungan/tempat berteduh
وَجَعَلَ
dan Dia jadikan
لَكُم
bagimu
مِّنَ
dari
ٱلْجِبَالِ
gunung-gunung
أَكْنَٰنًا
tempat tinggal
وَجَعَلَ
dan Dia jadikan
لَكُمْ
bagimu
سَرَٰبِيلَ
pakaian
تَقِيكُمُ
melindungimu/memeliharamu
ٱلْحَرَّ
panas
وَسَرَٰبِيلَ
dan pakaian
تَقِيكُم
melindungimu/memeliharamu
بَأْسَكُمْ
peperanganmu
كَذَٰلِكَ
demikianlah
يُتِمُّ
Dia menyempurnakan
نِعْمَتَهُۥ
nikmatNya
عَلَيْكُمْ
atasmu
لَعَلَّكُمْ
agar kamu
تُسْلِمُونَ
kamu berserah diri

وَاللّٰهُ جَعَلَ لَـكُمۡ مِّمَّا خَلَقَ ظِلٰلًا وَّجَعَلَ لَـكُمۡ مِّنَ الۡجِبَالِ اَكۡنَانًا وَّجَعَلَ لَـكُمۡ سَرَابِيۡلَ تَقِيۡكُمُ الۡحَـرَّ وَسَرَابِيۡلَ تَقِيۡكُمۡ بَاۡسَكُمۡ‌ؕ كَذٰلِكَ يُتِمُّ نِعۡمَتَهٗ عَلَيۡكُمۡ لَعَلَّكُمۡ تُسۡلِمُوۡنَ‏ ﴿۸۱﴾  

waallaahu ja'ala lakum mimmaa khalaqa zhilaalan waja'ala lakum mina aljibaali aknaanan waja'ala lakum saraabiila taqiikumu alharra wasaraabiila taqiikum ba/sakum kadzaalika yutimmu ni'matahu 'alaykum la'allakum tuslimuuna

81. Dan Allah menjadikan bagimu tempat bernaung dari apa yang telah Dia ciptakan, dan Dia jadikan bagimu tempat-tempat tinggal di gunung-gunung, dan Dia jadikan bagimu pakaian yang memeliharamu dari panas dan pakaian (baju besi) yang memelihara kamu dalam peperangan. Demikianlah Allah menyempurnakan ni'mat-Nya atasmu agar kamu berserah diri (kepada-Nya).
 
SEBAB TURUNNYA AYAT: Ibnu Abu Hatim mengetengahkan sebuah hadis melalui Mujahid yang menceritakan, bahwa ada seorang lelaki badui datang menghadap kepada Nabi saw. lalu lelaki badui itu bertanya kepada Nabi saw. Maka Nabi saw. membacakan kepadanya firman Allah swt., "Dan Allah menjadikan bagi kalian rumah-rumah kalian sebagai tempat tinggal." (Q.S. An-Nahl 80) kemudian lelaki badui itu menjawab, "Ya." Selanjutnya Nabi saw. meneruskan bacaannya, "Dan dia menjadikan bagi kalian rumah-rumah (kemah-kemah) dari kulit binatang ternak yang kalian merasa ringan (membawa)nya di waktu kalian berjalan dan waktu kalian bermukim." (Q.S. An-Nahl 80) Lelaki badui itu menjawab, "Ya." Kemudian Nabi saw. membacakan kepadanya semua ayat tersebut sedangkan lelaki badui itu hanya menjawab, "Ya," hingga sampailah bacaan Nabi saw. kepada firman-Nya, "Demikianlah Allah menyempurnakan nikmat-Nya atas kalian agar kalian berserah diri kepada-Nya." (Q.S. An-Nahl 81) Akan tetapi setelah pembacaan ayat di atas lelaki badui itu berpaling pergi dari Nabi saw. dengan begitu saja. Maka Allah menurunkan firman-Nya, "Mereka mengetahui nikmat Allah kemudian mereka mengingkarinya dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang kafir." (Q.S. An-Nahl 83).
 
 
surah / surat : An-Nahl Ayat : 82
فَإِن
maka jika
تَوَلَّوْا۟
mereka berpaling
فَإِنَّمَا
maka sesungguhnya hanyalah
عَلَيْكَ
atasmu
ٱلْبَلَٰغُ
penyampaian
ٱلْمُبِينُ
nyata

فَاِنۡ تَوَلَّوۡا فَاِنَّمَا عَلَيۡكَ الۡبَلٰغُ الۡمُبِيۡنُ‏ ﴿۸۲﴾  

fa-in tawallaw fa-innamaa 'alayka albalaaghu almubiinu

82. Jika mereka tetap berpaling, maka sesungguhnya kewajiban yang dibebankan atasmu (Muhammad) hanyalah menyampaikan (amanat Allah) dengan terang [834].

[834] Maksudnya: Nabi Muhammad SAW tidak dapat memberi taufiq dan hidayah kepada seseorang sehingga dia beriman.
 
 
surah / surat : An-Nahl Ayat : 83
يَعْرِفُونَ
mereka mengetahui
نِعْمَتَ
nikmat
ٱللَّهِ
Allah
ثُمَّ
kemudian
يُنكِرُونَهَا
mereka mengingkarinya
وَأَكْثَرُهُمُ
dan kebanyakan mereka
ٱلْكَٰفِرُونَ
orang-orang yang kafir

يَعۡرِفُوۡنَ نِعۡمَتَ اللّٰهِ ثُمَّ يُنۡكِرُوۡنَهَا وَاَكۡثَرُهُمُ الۡكٰفِرُوۡنَ‏ ﴿۸۳﴾  

ya'rifuuna ni'mata allaahi tsumma yunkiruunahaa wa-aktsaruhumu alkaafiruuna

83. Mereka mengetahui ni'mat Allah, kemudian mereka mengingkarinya dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang kafir. Tiap-tiap rasul menjadi saksi atas umatnya di hari kiamat.
 
SEBAB TURUNNYA AYAT: Ibnu Jarir mengetengahkan sebuah hadis melalui Buraidah yang menceritakan, bahwa ayat di atas diturunkan berkenaan dengan berbaiat kepada Nabi saw.
 
 
surah / surat : An-Nahl Ayat : 84
وَيَوْمَ
dan dihari
نَبْعَثُ
Kami membangkitkan
مِن
dari
كُلِّ
setiap/tiap-tiap
أُمَّةٍ
umat
شَهِيدًا
seorang saksi
ثُمَّ
kemudian
لَا
tidak
يُؤْذَنُ
diizinkan
لِلَّذِينَ
bagi orang-orang yang
كَفَرُوا۟
(mereka) kafir
وَلَا
dan tidak
هُمْ
mereka
يُسْتَعْتَبُونَ
mereka dibolehkan minta maaf

وَيَوۡمَ نَـبۡعَثُ مِنۡ كُلِّ اُمَّةٍ شَهِيۡدًا ثُمَّ لَا يُؤۡذَنُ لِلَّذِيۡنَ كَفَرُوۡا وَلَا هُمۡ يُسۡتَعۡتَبُوۡنَ‏ ﴿۸۴﴾  

wayawma nab'atsu min kulli ummatin syahiidan tsumma laa yu/dzanu lilladziina kafaruu walaa hum yusta'tabuuna

84. Dan (ingatlah) akan hari (ketika) Kami bangkitkan dari tiap-tiap umat seorang saksi (rasul), kemudian tidak diizinkan kepada orang-orang yang kafir (untuk membela diri) dan tidak (pula) mereka dibolehkan meminta ma'af.
 
 
surah / surat : An-Nahl Ayat : 85
وَإِذَا
dan ketika
رَءَا
menyaksikan
ٱلَّذِينَ
orang-orang yang
ظَلَمُوا۟
(mereka) zalim
ٱلْعَذَابَ
azab
فَلَا
maka tidak
يُخَفَّفُ
diringankan
عَنْهُمْ
dari mereka
وَلَا
dan tidak
هُمْ
mereka
يُنظَرُونَ
mereka diberi tangguh

وَاِذَا رَاَ الَّذِيۡنَ ظَلَمُوا الۡعَذَابَ فَلَا يُخَفَّفُ عَنۡهُمۡ وَلَا هُمۡ يُنۡظَرُوۡنَ‏ ﴿۸۵﴾  

wa-idzaa raaa alladziina zhalamuu al'adzaaba falaa yukhaffafu 'anhum walaa hum yunzharuuna

85. Dan apabila orang-orang zalim telah menyaksikan azab, maka tidaklah diringankan azab bagi mereka dan tidak puIa mereka diberi tangguh.
 
 
surah / surat : An-Nahl Ayat : 86
وَإِذَا
dan ketika
رَءَا
melihat
ٱلَّذِينَ
orang-orang yang
أَشْرَكُوا۟
(mereka) mempersekutukan
شُرَكَآءَهُمْ
sekutu-sekutu mereka
قَالُوا۟
mereka berkata
رَبَّنَا
ya Tuhan kami
هَٰٓؤُلَآءِ
mereka ini
شُرَكَآؤُنَا
sekutu-sekutu kami
ٱلَّذِينَ
orang-orang yang
كُنَّا
adalah kami
نَدْعُوا۟
kami menyeru/menyembah
مِن
dari
دُونِكَ
selain Engkau
فَأَلْقَوْا۟
maka mereka hadapkan/katakan
إِلَيْهِمُ
kepada mereka
ٱلْقَوْلَ
perkataan
إِنَّكُمْ
sesungguhnya kamu
لَكَٰذِبُونَ
sungguh orang-orang pendusta

وَ اِذَا رَاَ الَّذِيۡنَ اَشۡرَكُوۡا شُرَكَآءَهُمۡ قَالُوۡا رَبَّنَا هٰٓؤُلَاۤءِ شُرَكَآؤُنَا الَّذِيۡنَ كُنَّا نَدۡعُوۡا مِنۡ دُوۡنِكَ‌ۚ فَاَلۡقَوۡا اِلَيۡهِمُ الۡقَوۡلَ اِنَّكُمۡ لَـكٰذِبُوۡنَ‌ۚ‏ ﴿۸۶﴾  

wa-idzaa raaa alladziina asyrakuu syurakaa-ahum qaaluu rabbanaa haaulaa-i syurakaaunaa alladziina kunnaa nad'uu min duunika fa-alqaw ilayhimu alqawla innakum lakaadzibuuna

86. Dan apabila orang-orang yang mempersekutukan (Allah) melihat sekutu-sekutu mereka [835], mereka berkata: "Ya Tuhan kami mereka inilah sekutu-sekutu kami yang dahulu kami sembah selain dari Engkau". Lalu sekutu-sekutu mereka mengatakan kepada mereka: "Sesungguhnya kamu benar-benar orang-orang yang dusta".

[835] Yang dimaksud dengan "sekutu" di sini ialah apa-apa yang mereka sembah selain Allah atau syaitan-syaitan yang menganjurkan mereka menyembah berhala.
 
 
surah / surat : An-Nahl Ayat : 87
وَأَلْقَوْا۟
dan mereka dihadapkan
إِلَى
kepada
ٱللَّهِ
Allah
يَوْمَئِذٍ
pada hari itu
ٱلسَّلَمَ
penyerahan/tunduk
وَضَلَّ
dan sesat/hilang
عَنْهُم
dari mereka
مَّا
apa
كَانُوا۟
adalah mereka
يَفْتَرُونَ
mereka ada-adakan

وَاَلۡقَوۡا اِلَى اللّٰهِ يَوۡمَٮِٕذٍ ۨالسَّلَمَ‌ وَضَلَّ عَنۡهُمۡ مَّا كَانُوۡا يَفۡتَرُوۡنَ‏ ﴿۸۷﴾  

wa-alqaw ilaa allaahi yawma-idzin alssalama wadhalla 'anhum maa kaanuu yaftaruuna

87. Dan mereka menyatakan ketundukannya kepada Allah pada hari itu dan hilanglah dari mereka apa yang selalu mereka ada-adakan [836].

[836] Yang mereka ada-adakan itu ialah kepercayaan, bahwa Allah mempunyai sekutu-sekutu dan sekutu-sekutu itu dapat memberi syafa'at kepada mereka di samping Allah s.w.t.
 
 
surah / surat : An-Nahl Ayat : 88
ٱلَّذِينَ
orang-orang yang
كَفَرُوا۟
(mereka) kafir
وَصَدُّوا۟
dan mereka menghalang-halangi
عَن
dari
سَبِيلِ
jalan
ٱللَّهِ
Allah
زِدْنَٰهُمْ
Kami tambahkan kepada mereka
عَذَابًا
siksaan
فَوْقَ
diatas
ٱلْعَذَابِ
siksa
بِمَا
dengan apa/disebabkan
كَانُوا۟
adalah mereka
يُفْسِدُونَ
mereka membuat kerusakan

اَ لَّذِيۡنَ كَفَرُوۡا وَصَدُّوۡا عَنۡ سَبِيۡلِ اللّٰهِ زِدۡنٰهُمۡ عَذَابًا فَوۡقَ الۡعَذَابِ بِمَا كَانُوۡا يُفۡسِدُوۡنَ‏ ﴿۸۸﴾  

alladziina kafaruu washadduu 'an sabiili allaahi zidnaahum 'adzaaban fawqa al'adzaabi bimaa kaanuu yufsiduuna

88. Orang-orang yang kafir dan menghalangi (manusia) dari jalan Allah, Kami tambahkan kepada mereka siksaan di atas siksaan [837] disebabkan mereka selalu berbuat kerusakan.

[837] Maksudnya: siksaan yang berlipat ganda.
 
 
surah / surat : An-Nahl Ayat : 89
وَيَوْمَ
dan dihari
نَبْعَثُ
Kami membangkitkan
فِى
pada
كُلِّ
tiap-tiap
أُمَّةٍ
umat
شَهِيدًا
seorang saksi
عَلَيْهِم
atas mereka
مِّنْ
dari
أَنفُسِهِمْ
diri mereka
وَجِئْنَا
dan Kami datangkan
بِكَ
dengan kamu
شَهِيدًا
menjadi saksi
عَلَىٰ
atas
هَٰٓؤُلَآءِ
mereka itu
وَنَزَّلْنَا
dan Kami turunkan
عَلَيْكَ
atasmu
ٱلْكِتَٰبَ
Kitab
تِبْيَٰنًا
penjelasan
لِّكُلِّ
bagi tiap-tiap
شَىْءٍ
sesuatu
وَهُدًى
dan petunjuk
وَرَحْمَةً
dan rahmat
وَبُشْرَىٰ
dan kabar gembira
لِلْمُسْلِمِينَ
bagi orang-orang yang berserah diri

وَيَوۡمَ نَـبۡعَثُ فِىۡ كُلِّ اُمَّةٍ شَهِيۡدًا عَلَيۡهِمۡ مِّنۡ اَنۡفُسِهِمۡ‌ وَجِئۡنَا بِكَ شَهِيۡدًا عَلٰى هٰٓؤُلَاۤءِ ‌ؕ وَنَزَّلۡنَا عَلَيۡكَ الۡـكِتٰبَ تِبۡيَانًا لِّـكُلِّ شَىۡءٍ وَّ هُدًى وَّرَحۡمَةً وَّبُشۡرٰى لِلۡمُسۡلِمِيۡنَ‏ ﴿۸۹﴾  

wayawma nab'atsu fii kulli ummatin syahiidan 'alayhim min anfusihim waji/naa bika syahiidan 'alaa haaulaa-i wanazzalnaa 'alayka alkitaaba tibyaanan likulli syay-in wahudan warahmatan wabusyraa lilmuslimiina

89. (Dan ingatlah) akan hari (ketika) Kami bangkitkan pada tiap-tiap umat seorang saksi atas mereka dari mereka sendiri dan Kami datangkan kamu (Muhammad) menjadi saksi atas seluruh umat manusia. Dan Kami turunkan kepadamu Al Kitab (Al-Qur'an) untuk menjelaskan segala sesuatu dan petunjuk serta rahmat dan kabar gembira bagi orang-orang yang berserah diri.
 
 
surah / surat : An-Nahl Ayat : 90
إِنَّ
sesungguhnya
ٱللَّهَ
Allah
يَأْمُرُ
Dia menyuruh
بِٱلْعَدْلِ
dengan keadilan
وَٱلْإِحْسَٰنِ
dan kebaikan
وَإِيتَآئِ
mendatangkan
ذِى
memiliki hubungan
ٱلْقُرْبَىٰ
kerabat
وَيَنْهَىٰ
dan Dia melarang
عَنِ
dari
ٱلْفَحْشَآءِ
perbuatan keji
وَٱلْمُنكَرِ
dan munkar
وَٱلْبَغْىِ
dan kedurhakaan
يَعِظُكُمْ
Dia memberi pengajaran kepadamu
لَعَلَّكُمْ
agar kamu
تَذَكَّرُونَ
kamu ingat/mengerti

اِنَّ اللّٰهَ يَاۡمُرُ بِالۡعَدۡلِ وَالۡاِحۡسَانِ وَاِيۡتَآىِٕ ذِى الۡقُرۡبٰى وَيَنۡهٰى عَنِ الۡفَحۡشَآءِ وَالۡمُنۡكَرِ وَالۡبَغۡىِ‌ۚ يَعِظُكُمۡ لَعَلَّكُمۡ تَذَكَّرُوۡنَ‏ ﴿۹۰﴾  

inna allaaha ya/muru bial'adli waal-ihsaani wa-iitaa-i dzii alqurbaa wayanhaa 'ani alfahsyaa-i waalmunkari waalbaghyi ya'izhukum la'allakum tadzakkaruuna

90. Sesungguhnya Allah menyuruh (kamu) berlaku adil dan berbuat kebajikan, memberi kepada kaum kerabat, dan Allah melarang dari perbuatan keji, kemungkaran dan permusuhan. Dia memberi pengajaran kepadamu agar kamu dapat mengambil pelajaran.