PENGUMUMAN
Mohon Maaf atas keterlambatan penyerahan piagam untuk para peserta Khatam Quran online, Penyerahan piagam akan kami informasikan lebih lanjut, Wassalam

Surah » Al-Anbiyaa » Jumlah Ayat: 112
Play Audio Terjemahan :

 
surah / surat : Al-Anbiyaa Ayat : 1

iqtaraba lilnnaasi hisaabuhum wahum fii ghaflatin mu'ridhuuna

1. Telah dekat kepada manusia hari menghisab segala amalan mereka, sedang mereka berada dalam kelalaian lagi berpaling (daripadanya).

Kasih Tanda!

SEBAB TURUNNYA AYAT: Ibnu Abu Hatim mengetengahkan sebuah hadis melalui Saddiy yang menceritakan, bahwa Nabi saw. bilamana turun kepadanya malaikat Jibril membawa wahyu, maka Nabi saw. tergesa-gesa membacanya sehingga dirinya merasa kepayahan; ia lakukan demikian itu karena khawatir malaikat Jibril segera naik ke langit sedangkan ia masih belum hafal. Maka Allah swt. menurunkan firman-Nya, "Dan janganlah kamu tergesa-gesa dalam membacakan Alquran...." (Q.S. Thaha 114). Di dalam Asbabun Nuzul surah An Nisa telah disebutkan penyebab lain bagi turunnya ayat ini dan lebih sahih predikatnya.
 
 
surah / surat : Al-Anbiyaa Ayat : 2

maa ya/tiihim min dzikrin min rabbihim muhdatsin illaa istama'uuhu wahum yal'abuuna

2. Tidak datang kepada mereka suatu ayat Al-Qur'an pun yang baru (di-turunkan) dari Tuhan mereka, melainkan mereka mendengarnya, sedang mereka bermain-main,

Kasih Tanda!

SEBAB TURUNNYA AYAT: Ibnu Abu Syaibah, Ibnu Murdawaih, Al Bazzar dan Abu Ya'la mengetengahkan sebuah hadis melalui Abu Rafi' yang menceritakan, bahwa Nabi saw. menerima tamu dan mau menjamunya. Kemudian Nabi saw. mengutusku kepada seorang lelaki Yahudi untuk meminjam daripadanya sekantong terigu yang akan dibayar nanti pada permulaan bulan Rajab. Orang Yahudi itu berkata, "Tidak, kecuali jika memakai jaminan". Lalu aku datang kepada Nabi saw. dan melaporkan kepadanya apa yang dikatakan oleh lelaki Yahudi. itu. Nabi saw. bersabda, "Ingatlah, demi Allah, sesungguhnya aku adalah orang yang dipercaya di langit dan dipercaya pula di muka bumi ini". Aku tidak berpamitan meninggalkan majlis Nabi saw, hingga turunlah ayat, "Dan janganlah kamu tujukan kedua matamu kepada apa-apa yang telah Kami berikan kepada golongan-golongan dari mereka...." (Q.S. Thaha, 131).
 
 
surah / surat : Al-Anbiyaa Ayat : 3

laahiyatan quluubuhum wa-asarruu alnnajwaa alladziina zhalamuu hal haadzaa illaa basyarun mitslukum afata/tuuna alssihra wa-antum tubshiruuna

3. (lagi) hati mereka dalam keadaan lalai. Dan mereka yang zalim itu merahasiakan pembicaraan mereka: "Orang ini tidak lain hanyalah seorang manusia (jua) seperti kamu, maka apakah kamu menerima sihir itu [952], padahal kamu menyaksikannya?"

[952]. Yang mereka maksud dengan sihir di sini ialah ayat-ayat Al-Qur'an.

Kasih Tanda!

 
 
surah / surat : Al-Anbiyaa Ayat : 4

qaala rabbii ya'lamu alqawla fii alssamaa-i waal-ardhi wahuwa alssamii'u al'aliimu

4. Berkatalah Muhammad (kepada mereka): "Tuhanku mengetahui semua perkataan di langit dan di bumi dan Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui".

Kasih Tanda!

 
 
surah / surat : Al-Anbiyaa Ayat : 5

bal qaaluu adhghaatsu ahlaamin bali iftaraahu bal huwa syaa'irun falya/tinaa bi-aayatin kamaa ursila al-awwaluuna

5. Bahkan mereka berkata (pula): "(Al-Qur'an itu adalah) mimpi-mimpi yang kalut, malah diada-adakannya, bahkan dia sendiri seorang penyair, maka hendaknya ia mendatangkan kepada kita suatu mu'jizat, sebagai-mana rasul-rasul yang telah lalu di-utus".

Kasih Tanda!

 
 
surah / surat : Al-Anbiyaa Ayat : 6

maa aamanat qablahum min qaryatin ahlaknaahaa afahum yu/minuuna

6. Tidak ada (penduduk) suatu negeripun yang beriman yang Kami telah membinasakannya sebeIum mereka; maka apakah mereka akan beriman [953]?

[953]. Maksudnya: umat-umat yang dahulu telah meminta kepada rasul-rasulnya mu'jizat dan Tuhan telah mendatangkan mu'jizat itu, tetapi mereka juga tidak beriman, lalu Tuhan menghancurkan mereka. Orang musyrikin itupun kalau diberi mu'jizat yang mereka minta itu, mereka juga tidak akan beriman, karena mereka lebih keras kepala lagi dari umat-umat yang dahulu itu.

Kasih Tanda!

SEBAB TURUNNYA AYAT: Ibnu Murdawaih mengetengahkan sebuah hadis melalui sahabat Ibnu Abbas r.a. bahwa ketika permulaan wahyu turun kepada Nabi saw. beliau sedang salat, sewaktu berdiri beliau menjinjitkan kakinya. Allah menurunkan firman-Nya, "Thaha. Kami tidak menurunkan Alquran ini kepadamu supaya kamu menjadi susah.." (Q.S. Thaha, 1-2). Abdullah ibnu Humaid di dalam kitab tafsirnya mengetengahkan sebuah hadis melalui Rabi' ibnu Anas yang telah menceritakan, bahwa Nabi saw. selalu menjinjitkan kedua telapak kakinya, agar dapat terlihat oleh semua orang yang hadir bersamanya, sehingga turunlah firman-Nya, "Kami tidak menurunkan Alquran ini kepadamu supaya kamu menjadi susah.." (Q.8. 20 Thaha. 2). Ibnu Murdawaih mengetengahkan pula hadis lainnya melalui Aufiy yang ia terima dari Ibnu Abbas r.a. Ibnu Abbas r.a. telah menceritakan bahwa orang-orang musyrik telah mengatakan, "Sesungguhnya lelaki ini (yakni Nabi Muhammad) telah dibuat susah oleh Rabbnya". Maka Allah swt. menurunkan firman-Nya, "Thaha. Kami tidak menurunkan Alquran ini kepadamu supaya kamu menjadi susah.." (Q.S. Thaha, 1-2).
 
 
surah / surat : Al-Anbiyaa Ayat : 7

wamaa arsalnaa qablaka illaa rijaalan nuuhii ilayhim fais-aluu ahla aldzdzikri in kuntum laa ta'lamuuna

7. Kami tiada mengutus rasul rasul sebelum kamu (Muhammad), melainkan beberapa orang-laki-laki yang Kami beri wahyu kepada mereka, maka tanyakanlah olehmu kepada orang-orang yang berilmu, jika kamu tiada mengetahui.

Kasih Tanda!

 
 
surah / surat : Al-Anbiyaa Ayat : 8

wamaa ja'alnaahum jasadan laa ya/kuluuna alththha'aama wamaa kaanuu khaalidiina

8. Dan tidaklah Kami jadikan mereka tubuh-tubuh yang tiada memakan makanan, dan tidak (pula) mereka itu orang-orang yang kekal.

Kasih Tanda!

 
 
surah / surat : Al-Anbiyaa Ayat : 9

tsumma shadaqnaahumu alwa'da fa-anjaynaahum waman nasyaau wa-ahlaknaa almusrifiina

9. Kemudian Kami tepati janji (yang telah Kami janjikan) kepada mereka. Maka Kami selamatkan mereka dan orang-orang yang Kami kehendaki dan Kami binasakan orang-orang yang melampaui batas.

Kasih Tanda!

 
 
surah / surat : Al-Anbiyaa Ayat : 10

laqad anzalnaa ilaykum kitaaban fiihi dzikrukum afalaa ta'qiluuna

10. Sesungguhnya telah Kami turunkan kepada kamu sebuah kitab yang di dalamnya terdapat sebab-sebab kemuliaan bagimu. Maka apakah kamu tiada memahaminya?

Kasih Tanda!

 


Index Al-Quran
HAL BERKAITAN DENGAN HUKUM
      Kebenaran
      Hukum Universal
         Usia Baligh
         Menepati Nadzar
         Dosa-dosa besar
      Pembalasan
         Qishas
         Balasan kejahatan
         Pembunuhan
      Al hudud
         Had zina
         Had budak yang berzina
         Had pencuri
         Had memerangi Allah
      Pemaafan
         Pengecualian
PERTANIAN DAN PERDAGANGAN
NEGARA DAN MASYARAKAT
   hukum
AKHLAK
      Bijaksana
      Perdamaian
      Jujur
      Wajah berseri
      Istiqamah



Peserta Khatam Quran Online
Nama Peserta
Mas Didiek Hermanto
bara al- abrar
psubiyanto
anis
Yan'Z
 Peserta Yang Telah Khatam
 Lihat Semua Peserta